Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Aku Ingin Tidur

tidur hanya tiga jam itu pun hanya mata yang terpejam mulai jam 12 sampai jam 3 ada ronda berbunyi tok tok tok selanjutnya ngaji shubuh sampai ayam berkokok kapan aku harus tidur? aku bingung sampai makan tak teratur tidur, aku ingin terlelap dipeluk hangat si malam gelap am Montag, 10.02.2020

jauh ku dapat

Matahari berjalan terus Hujan datang menghapus matahari Hilang waktu berganti minggu datang hari berganti bulan ada keramahan dan kesopanan aku meringis menyaksikan haru aku telah bangun tanpa keyakinan tiada atau belum ada kenyamanan semua serba jauh jauh saat aku butuh siapa yang mau mendekat? tidak ada yang aku dapat am Samstag, 8. Februar 2020 Majalengka

malam ...

malam, selamat malam kawan tunggu, tunggu dulu ... aku akan mempersembahkan tubuh ini pada gendang-gendang shubuh yang mampu memperdalam kedukaan dan harga tak berguna. dingin ... dinginnya putih tulang kencangkan kesabaranmu menghantarkan aku pada momen itu: keteguhan 1/3 malam aku ingin pergi dari rantai ini rantai harapan berkalung napas. dan ketiadaan untuk berdiri lebih tiada dari semua kekosongan aku merasa bersalah pada setiap manusia yang ku temui aku buat mereka sakit hati maafkan aku, aku adalah kenangan yang tak merdu. riwayat hidup sering terbang saat dini hari terulas menghampar lambat serta dalam bisik-bisik dan rintik-rintik suara mengalir melewati mataku napas-napas itu, halo aku mendambamu melalui waktu. kau tau apa? ada yang lebih sepi dari mati yaitu kehilangan orang terkasih. 21. Januari 2020 Sumedang

bangun shubuh

menjelang shubuh aku terbangun terbangun karena rindu pasti saat ini kamu sudah bangun menyiapkan dagangan dan sholat shubuh apakah kamu merasakannya? telfonku belum kau angkat ku sadari waktu telah berlalu dan kau tak seperti dulu lihatlah dirimu, berjalan tak seperti dulu aku belum pulang kesana andaikan aku waras lebih dini aku ingin banyak memelukmu mengucapkan terima kasih dan mengutarakan kecintaan ini aku tidak banyak bersuara saat ini aku ingin menemanimu menyiapkan dagangan bagaimana jika aku tidak bisa menjalani hidup dengan baik? siapa yang akan menegurku? kenyataan bahwa aku belum mampu memberimu hidup yang layak, aku membencinya! Majalengka, 2020