Rizal,
Sewo kuto uwis tak liwati
Sewu ati tak takoni
Kalau aku bukan seribu kota yang sudah
dilewati, lebih tepatnya sudah seribu hari terlewati dengan tanpa senyawa manis
dari zat Tuhan paling manis (dulu) , Rizal.
Seribu pertanyaan dengan jenis yang
sama melayang tanpa pegangan , tanpa jawaban , tanpa pernah tau kapan mereka
kembali untuk memberiku kabar, meski ia berbentuk air mata nantinya
Nanging kabeh podo ra ngerteni
Lunga mu ning endi
Tapi semua tidak ada yang mengerti,
kamu pergi kemana, cuman keluarga kamu yang tau, bapa , ibu dan adik-adik kamu.
Keluargaku sudah tidak mengurusi hal-hal ini, macam serangga yang mengganggu
pohon tua, tidak diperdulikan. Utamanya tidak ada yang mengerti aku seperti
apa, tidak ada, bahkan untuk aku sendiri. Jalur hatinya kemana, arah rindunya
untuk siapa, rambu asmaranya untuk apa, aku tidak memahami rasaku pergi kemana.
Pirang taun enggon ku goleki
Seprene durung bisa nemoni
Berapa taun aku mencari, menemukan
jawaban. Ahh tapi aku juga tidak berusaha mencari jawaban seperti dulu aku
lakukan, karena akan sama, 404 not found. Semoga jalan hidup mempertemukan
dalam keadaan yang tak diduga manusia, bisa saja kita akan bertemu di sebuah
pameran, bertemu di lalu lalang orang di pasar, bertemu di sebuah seminar,
bertemu di bus, bertemu di hati, tidak, aku tidak yakin lagi sekarang
Wis tak coba, nglale ake jeneng mu soko atiku
Sak tenane aku oa ngapusi, isih tresno sliramu
Dulu juga aku coba menghapus dari hati
melalui doa, hobby, rasa baru, tapi sekarang kau hanya tiba saat suasana sedang
tidak sempurna, kamu datang membawa bencana, mengingat kisah lama lalu timbul
air mata.
Umpamane koe uwis mulyo, lilo aku lilo
Yong mun siji dadi payuwunku, temu nono awakku
Senajan wedu mung sedelo, kanggo tombo kangen jro ning dodo
Jika sekarang kamu sudah menjadi orang
yang sukses, mulia, punya citra, apapun bentuknya, mahasiswa, pekerja, atau
apapun, aku tidak akan heran, dulu aku sudah memperkiraan apa-apa tentangmu.
Dan hanya satu yang masih buat ku penasaran, aku belum bertemu, permintaan ini
aku khususkan pada Tuhan agar pertemukan aku dengan orang ini, dalam keadaan
tau siapa aku dan dia sebenarnya siapa. Setelah itu, aku akan diam. Jika ada
certita baru setelah itu, ehhhhmmm itu kuasa Tuhan juga, tapi permintaanku
cukup sampai disitu. Salam.
Komentar
Posting Komentar